Posted by: ikosnomos | October 5, 2011

Dissemination on the Successful Implementation of CISCAI – TPFB Muhammadiyah Collaboration In Indonesia

Kolaborasi CISCAI/ASEAN Foundation dan TPFB Muhammadiyah

 Communication and Information Systems for the Control of Avian Influenza (CISCAI) didirikan oleh ASEAN Foundation untuk menjawab tantangan kebutuhan Sistem Informasi dan Surveillance Management System terpadu yang dapat memonitor dan mengontrol Avian Influenza yang merebak di kawasan Asia Tenggara di tahun 2005, dengan bantuan dana dari pihak Japan Asia Solidarity Fund (JASF).  CISCAI Project memulai aktifitasnya di awal tahun 2008 dengan melibatkan 3 negara yaitu: VietNam, Lao PDR dan Thailand.  CISCAI Systems adalah Sistem Informasi Geographis berbasis Web dengan menggunakan Free Open Software System (FOSS), Mobile Reporting System dan SMS Gateway.  System ini telah diuji cobakan di 2 negara sebagai pilot project, bermitra dengan dua partner lokal di masing-masing negara, yaitu: NetNam Corp di VietNam dan ITRI (Information and Technology Research Institute), di bawah Kementrian Sains dan Teknologi, bekerja sama pula dengan Departemen Kesehatan dan Departemen Pertanian di masing-masing negara tersebut.  CISCAI Project melibatkan tim ahli Wimax dari NECTEC (National Electronics and Computer Technology Centre), Thailand.

 

Pimpinan Pusat Muhammadiyah membentuk Tim Penanggulanggan Flu Burung Muhammadiyah (TPFB) pada bulan Mei 2006 untuk berbagi peran dalam menanggulangi penyebaran virus Flu Burung di Indonesia.  Program ini telah dilaksanakan di 9 propinsi yaitu: Sumatera Utara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali, dimana telah dihasilkan belasan ribu relawan yang berasal dari masyarakat.  Selama lima tahun TPFB Muhammadiyah melakukan program “Penanggulangan Flu Burung dan Kesiapsiagaan Pandemi” secara aktif di masyarakat dengan melibatkan mitra-mitra dari berbagai kalangan dari mulai lembaga-lembaga pemerintah, rumah sakit-rumah sakit, LSM lokal dan internasional, pihak perusahaan swasta dan lembaga-lembaga donor.

 

Dalam perjalanannya, ASEAN Foundation dan Muhammadiyah mulai berkolaborasi di pertengahan 2009, dilanjutkan dengan penandatanganan MOU pada bulan Agustus 2010,  untuk membangun Sistem Informasi dan Surveillance Management System terpadu yang dapat memonitor dan mengontrol Avian Influenza di Indonesia, dengan pilot project di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, khususnya di dua kecamatan, Sanden dan Srandakan.  Sinergi CISCAI ASEAN Foundation–TPFB Muhammadiyah diharapkan dapat memperkuat sistem penanganan dan manajemen AI, khususnya di Kabupaten Bantul – Jogjakarta.

 

Selama setahun berkolaborasi, kami telah melakukan berbagai aktifitas di Kabupaten Bantul yaitu:

  1. Pengembangan Sistem Informasi yang meliputi: Sistem Informasi Geographis berbasis Web menggunakan FOSS, Sistem Pelaporan, Koordinasi & Informasi Berbasis teknologi mobile (SMS) yang bersifat 2 arah & interaktif. Sistem Informasi Manajemen Relawan Desa dan SMS Gateway, serta deployment dan Installasi Server menggunakan Server CISCAI di Network Operating Center (NOC) IIX.
  2. Pelatihan-pelatihan yang meliputi: 4 Pelatihan Teknis untuk administrator & operator dari TPFB Muhammadiyah. (@Durasi 2 hari).  2 Pelatihan Pengenalan bagi Relawan Desa (Sanden & Srandaan) dan Pelatihan Pengenalan bagi Petugas Dinas Terkait Pemda Bantul.
  3. Simulasi Sistem Pengawasan dan Pelaporan AI di Kabupaten Bantul.
  4. Pertemuan Koordinasi dengan berbagai Dinas terkait; Dinas kesehatan, Dinas Pertanian, LDCC Jogjakarta.

 

Kelebihan dari program ini adalah bahwa Sistem Informasi, sistem Pelaporan, dan Sistem Pendataan yang sebelumnya bersifat manual, bisa menjadi lebih efektif, cepat dan efisien dengan di dukung oleh sistem teknologi yang memadai.


Responses

  1. system yang baik dengan ethos kerja dan loyalitas yang mapan dipadu dengan monitoring dan evaluasi, insya allah, akan berjalan dengan baik. Semoga system yg digunakan bermanfaat buat kita semua, khususnya warga Muhammadiyah,..

  2. Semoga kemitraan yang telah dibangun dapat membawa dampak yang baik bagi kita semua. Saya berharap hal ini bisa juga terjadi antara Ormas Islam yang lain dan juga Pemerintah. Semoga Muhammadiyah menjadi lokomotif pergerakan kearah pencerahan,.amin…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: